Gunung meletus,
terjadi akibat endapan magma di dalam perut bumi yang didorong keluar oleh gas
yang bertekanan tinggi. Dari
letusan-letusan seperti inilah gunung berapi terbentuk. Letusannya yang membawa abu dan batu
menyembur dengan keras sejauh radius 18 km atau lebih, sedang lavanya bisa membanjiri daerah sejauh radius 90 km. Letusan gunung berapi bisa menimbulkan korban
jiwa dan harta benda yang besar sampai ribuan kilometer jauhnya dan bahkan bias
mempengaruhi putaran iklim di bumi ini.
Hasil letusan gunung berapi (sumber:MPBI) berupa :
1.
gas
vulkanik
2.
Lava
dan aliran pasir serta batu panas
3.
Lahar
4.
Tanah
longsor
5.
Gempa
bumi
6.
Abu
letusan
7.
Awan
panas (Piroklastik)
Gas vulkanik adalah
gas-gas yang dikeluarkan saat terjadi letusan gunung berapi yang dikeluarkan
antara lain carbon monoksida (CO), Carbondioksida(Co2), Hidrogen Sulfida (H2S),
sulfurdioksida(SO2) dan nitrogen (NO2) yang membahayakan manusia.
Lava adalah cairan
magma yang bersuhu tinggi yang mengalir ke permukaan melalui kawah gunung
berapi. Lava encer mampu mengalir jauh
dari sumbernya mengikuti sungai atau lembah yang ada sedangkan lava kental mengalir tidak jauh dari
sumbernya. Laharadalah merupakan salah satu bahaya bagi masyarakat yang tingla
di lereng gunung berapi. Lahar adalah
banjir Bandang di lereng gunung yang terdiri dari campuran bahan vulkanik
berukuran lempung sampai bongkah.
Dikenal sebagai lahar letusan dan lahar hujan. Lahar letusan terjadi apabila gunung berapi
yang memiliki danau kawah meletus,
sehingga air danau yang panas bercampur dengan material letusan, sedangkan
lahar hujan terjadi karena percampuran material letusan dengan air hujan di sekitar
puncaknya.
Awan panas bisa berupa
awan panas aliran, awan panas hembusan dan awan panas jatuhan. Awan panas aliran adalah awan dari material
letusan besar yang panas, mengalir Turun dan akhirnya mengendap di dalam dan
disekitar sungai dari lembah. Awan panas
hembusan adalah awan dari material letusan kecil yang panas, dihembuskan angin
dengan kecepatan mencapai 90 km/jam.
Awan panas jatuhan adalah awan dari material letusan panas besar dan
kecil yang dilontarkan ke atas oleh kekuatan letusan yang besar. Material
berukuran besar akan jatuh di sekitar puncak sedangkan yang halus akan jatuh
mencapai puluhan, ratusan bahkan ribuan km dari puncak karena pengaruh hembusan
angin. Awan panas bisa mengakibatkan
luka bakar pada bagian tubuh yang
terbuka seperti kepala, lengan, leher atau kaki dan juga menyebabkan sesak
sampai tidak bernafas.
Abu letusan gunung berapi adalah
material yang sangat halus. Karena hembusan angin dampaknya bisa dirasakan
ratusan kilometer jauhnya. Dampak abu letusan adalah Permasalahan pernafasan,
kesulitan penglihatan, pencemaran sumber air bersih, menyebabkan badai listrik,
mengganggu kerja mesin dan kendaraan bermotor, merusak atap, merusak ladang,
merusak infrastruktur.
Tulisan ini bersumber dari Komik
Gunung Berapi, media penanggulangan Bencana yang dibuat oleh yayasan IDEP
dengan dukungan dari BAKORNAS PBP, CRS, MPBI, UNESCO, USAID&masyarakat
Indonesia.

7 komentar:
informasinya menarik dan berguna, saran saja untuk mencantumkan sumbernya
informasi proses terjadinya gunung meletus lengkap namun sumbernya belum ada :) ditambahi ya kak.
Menurut saya artikel inibagus. menambah pengetahuan saya tentang dunia kita juga menambah referensi kita
terima kasih infonyaaaa
Menurut saya artikelnya bagus, informasinya menarik dan mudah dipahami. Terima kasih :)
artikelnya sudah bagus, menarik dan sangat bermanfaat bagi saya. terima kasih
artikelnya dusah bagus dan menarik, penjelasannya juga mudah dipahami. semoga bermanfaat :)
Artikelnya bagus bisa menambah bahan referensi saya, makasih kak infonya :D
Posting Komentar