Bagaimana Pesawat Dapat Terbang ????
Pesawat terbang dapat terangkat ke udara karena kelajuan udara
yang melalui sayap pesawat tersebut, berbeda dengan roket yang terangkat ke
atas karena aksi-reaksi antara gas yang disemburkan roket dengan roket itu
sendiri. Roket menyemburkan gas ke belakang (ke bawah), sebagai reaksinya gas
mendorong roket ke atas. Jadi roket tetap dapat terangkat ke atas meskipun
tidak ada udara, pesawat terbang tidak dapat terangkat jika tidak ada udara.
Penampang sayap pesawat terbang mempunyai bagian belakang yang lebih tajam dari pada bagian depan, dan sisi bagian atas yang lebih melengkung dari pada sisi bagian bawahnya. Gambar di bawah adalah bentuk penampang sayap yang disebut dengan aerofoil.
Penampang sayap pesawat terbang mempunyai bagian belakang yang lebih tajam dari pada bagian depan, dan sisi bagian atas yang lebih melengkung dari pada sisi bagian bawahnya. Gambar di bawah adalah bentuk penampang sayap yang disebut dengan aerofoil.
Garis arus pada sisi bagaian atas lebih
rapat daripada sisi bagian bawahnya, yang berarti laju aliran udara pada sisi
bagian atas pesawat (v2) lebih besar daripada sisi bagian bawah sayap (v1).
Sesuai dengan asas Bernoulli
Tekanan pada sisi bagian atas
pesawat (p2) lebih kecil daripada sisi bagian bawah pesawat (p1) karena laju
udara lebih besar. Beda tekanan p1 – p2 menghasilkan gaya angkat sebesar:
,



1 komentar:
artikel yang bagus, bisa untuk menambah informasi saya, tapi alangkah akan lebih baik lagi jika diberikan sumber...terimakasih
Posting Komentar